Video: Korea Selatan Memperkenalkan Prototipe Pertama Drone Siluman untuk Operasi dengan Jet Tempur Berawak

Low Observable Unmanned Wingman System (LOWUS). Foto: Korean Aerospace Industries
Low Observable Unmanned Wingman System (LOWUS). Foto: Korean Aerospace Industries

Badan Pengembangan Pertahanan (ADD) dan Korean Air mengadakan upacara peluncuran prototipe pertama dari “Low Observable Unmanned Wingman System (LOWUS)” pada tanggal 25 di Korean Air Tech Center di Busan. Sistem ini merupakan platform utama untuk operasi gabungan antara pesawat berawak dan tak berawak.

+ Klik di sini untuk menonton video

Drone sayap tak berawak ini dirancang untuk beroperasi bersama jet tempur unggulan Korea Selatan, KAI KF-21 Boramae. Drone ini dapat menjalankan misi secara mandiri, seperti pengintaian, peperangan elektronik, dan serangan, di bawah pengawasan pilot manusia.

+ Video: Pasukan Ukraina Mulai Menggunakan Mortir Swagerak Bulgaria “Tundzha”

KF-21. Foto: Wikimedia
KF-21. Foto: Wikimedia

Untuk mengurangi deteksi oleh sensor musuh, pesawat ini dikembangkan dengan desain yang memiliki jejak radar rendah dan bahan yang menyerap gelombang elektromagnetik. Selain itu, teknologi canggih digunakan untuk meminimalkan deteksi akustik dan optik.

Proyek ini dipimpin oleh ADD dan Korean Air sejak 2021, di bawah pengawasan Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA). Diharapkan bahwa penelitian dan pengembangan akan selesai pada tahun 2027.

Penerbangan perdana prototipe ini dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun ini, sementara uji penerbangan gabungan antara jet tempur berawak dan drone akan dilakukan hingga 2027, di mana pesawat berawak akan mengendalikan UAV secara langsung selama misi.

Setelah tahap pengembangan selesai, drone siluman sayap tak berawak ini diharapkan dapat beroperasi bersama dengan jet tempur, membawa inovasi signifikan untuk operasi udara masa depan.

Dengan dukungan DAPA, ADD juga mengembangkan teknologi utama untuk proyek ini, termasuk mesin buatan dalam negeri dan radar pemindaian elektronik aktif (AESA).

Sumber dan gambar: X @S8gy2AEgVRHyS2Q / Korean Aerospace Industries. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top